WONDERA ACADEMIC HEALTH SYSTEMEdisi Pendidikan PPDS & Spesialis
PNPK POGIFIGO 2023ACOG / RCOGPubMed Index
Divisi MFM / HKFMKedokteran Fetomaternal

Maternal-Fetal Medicine (Fetomaternal)

🏛️ Organisasi Profesi: Himpunan Kedokteran Fetomaternal (HKFM) - POGISociety for Maternal-Fetal Medicine (SMFM) / ISUOG

Subspesialisasi yang berfokus pada diagnosis dan manajemen komplikasi medis maternal, penyakit obstetri kompleks, pemantauan kesejahteraan janin, kelainan kongenital, dan kehamilan multipel risiko tinggi.

Inventaris Akademik Divisi
Dossier Patologi Klinis:5 Topik
Manual Bedah & Operatif:1 Teknik
Pedoman PNPK & Konsensus:3 Dokumen
Uji Klinis Acuan (RCT):5 Landmark
Ilustrasi Medis HD & Simulator Subspesialisasi
Atlas Ilustrasi Medis Detail & Anatomi Bedah

Atlas Kedokteran Fetomaternal: Hemodinamika Plasenta & Ultrasonografi Multivessel

Maternal-Fetal Medicine Clinical & Doppler Atlas • ObGyn Wondera Academic Atlas

Atlas Kedokteran Fetomaternal: Hemodinamika Plasenta & Ultrasonografi Multivessel
Perbesar Resolusi Penuh

Anatomi uterus gravida trimester ketiga dengan fetus in utero, insersi tali pusat plasenta, insonasi transduser ultrasonografi frekuensi tinggi, serta korelasi spektrum Doppler MCA, Arteri Umbilikalis, dan Ductus Venosus.

Sorotan Anatomi & Landmark Klinis Kritis:
1Sirkulasi Uteroplasenta: Invasi trofoblas ekstravilus ke arteri spiralis miometrium maternal
2Arteri Umbilikalis: Resistensi impedansi vaskular plasenta terhadap curah jantung janin
3Arteri Serebri Media (MCA): Kecepatan sistolik puncak (PSV) untuk deteksi anemia janin & brain sparing pada FGR
4Ductus Venosus: Indikator preload ventrikel kanan dan asidemia jantung janin antepartum
Clinical Condition Dossiers

Penyakit & Tata Laksana Klinis Terpadu

Struktur lengkap: Patogenesis, kriteria diagnosis objektif, penentuan stadium klinis, dan algoritma terapi.

ICD-10: O14.1critical

Preeclampsia with Severe Features & Impending Eclampsia

Preeklampsia dengan Ciri Berat & Impending Eklamsia

Sindrom multisistemik spesifik kehamilan akibat disfungsi endotel maternal dan hipoperfusi plasenta, ditandai tekanan darah >= 160/110 mmHg atau adanya disfungsi organ target maternal.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Tekanan darah sistolik >= 160 mmHg atau diastolik >= 110 mmHg pada 2 kali pengukuran berjarak minimal 15 menit.
  • Trombositopenia: jumlah trombosit < 100.000 / mikroL.
ICD-10: O36.5high

Fetal Growth Restriction (FGR / PJT)

Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT)

Kondisi kegagalan janin mencapai potensi pertumbuhan genetik akibat insufisiensi uteroplasenta, infeksi, atau kelainan kromosom (didefinisikan menurut Konsensus Delphi ISUOG 2020).

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Konsensus Delphi ISUOG Early-Onset FGR (< 32 minggu): EFW atau AC < persentil ke-3 ATAU UA-AEDV (Absent End-Diastolic Velocity) ATAU (AC/EFW < persentil ke-10 disertai UtA-PI > persentil ke-95 dan/atau UA-PI > persentil ke-95).
  • Konsensus Delphi ISUOG Late-Onset FGR (>= 32 minggu): EFW atau AC < persentil ke-3 ATAU minimal 2 dari kriteria berikut: AC/EFW < persentil ke-10, penurunan growth velocity > 50 persentil, CPR < persentil ke-5 atau UA-PI > persentil ke-95.
ICD-10: O43.2critical

Placenta Accreta Spectrum (PAS / Morbidly Adherent Placenta)

Spektrum Plasenta Akreta (SPA / Plasenta Adheren Morbid)

Perlekatan abnormal vili korialis plasenta langsung ke miometrium akibat defek desidua basalis, diklasifikasikan menurut FIGO 2019 menjadi Plasenta Akreta, Inkreta, dan Perkreta.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Diagnosis antenatal terstandarisasi berbasis USG Doppler Color/Power dan MRI panggul:
  • 1. Hilangnya "retroplacental clear zone" (lapisan hipoekoik miometrium normal di belakang plasenta).
ICD-10: O43.0critical

Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS)

Sindrom Transfusi Antar-Kembar (TTTS)

Komplikasi hemodinamik berat spesifik kehamilan kembar Monokorionik Diamnionik (MCDA) akibat aliran darah tidak seimbang melintasi anastomosis arteri-vena (AV) plasenta yang dalam.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Kriteria Diagnosis USG Mutlak (Kehamilan Monokorionik Diamnionik):
  • 1. Polihidramnion pada kantong janin Resipien: Single Deepest Pocket (SDP) > 8 cm sebelum 20 minggu, atau > 10 cm setelah 20 minggu.
ICD-10: O24.4high

Gestational Diabetes Mellitus (GDM)

Diabetes Melitus Gestasional (DMG)

Gangguan toleransi glukosa yang pertama kali teridentifikasi pada masa kehamilan, meningkatkan risiko makrosomia, preeklampsia, trauma persalinan, dan komplikasi metabolik neonatal.

Sistem Klasifikasi: Kriteria Diagnostik Konsensus IADPSG / FIGO

Mencakup 2 tingkatan stadium klinis/molekuler.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Skrining universal pada usia kehamilan 24-28 minggu dengan 75g Oral Glucose Tolerance Test (OGTT).
  • Nilai Diagnostik 75g OGTT (minimal 1 nilai abnormal):
Surgical & Procedure Academy

Perpustakaan Prosedur Bedah & Video Edukasi Terverifikasi

Langkah bedah bertahap, landmark anatomi kritis, pencegahan jebakan iatrogenik, dan pemutaran video langsung.

LaparotomyKompleksitas: Standard

Caesarean Delivery: Surgical Anatomy, Techniques & Uterine Compression

Seksio Sesarea: Anatomi Bedah, Teknik & Jahitan Kompresi Uterus

Indikasi Utama: Gawat janin akut (non-reassuring fetal status), Distosia persalinan / partus macet (arrest of dilation / arrest of descent).
Landmark Wajib: Dinding abdomen anterior (kutis, subkutis, fasia rekti abdominis), Spatium retropubicum (Cave of Retzius), Plika vesikouterina dan segmen bawah rahim (SBR).
Video Bedah Terakreditasi:Cesarean Delivery Basics: Surgical Steps (From Skin Incision to Hysterotomy)
11:45
Living Guideline Intelligence

Pedoman Resmi POGI & Internasional

POGI (2023)Current / In Force

Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Tata Laksana Preeklampsia

Standar baku nasional pelayanan medis preeklampsia di Indonesia: penapisan risiko antenatal trimester pertama, profilaksis aspirin 150 mg, protokol magnesium sulfat untuk pencegahan dan terapi kejang, serta ambang batas terminasi kehamilan.

Grading of Recommendations Assessment, Development and Evaluation (GRADE)Sumber Asli
ISUOG (2020)Current / In Force

ISUOG Practice Guidelines: Diagnosis and Management of Small-for-Gestational-Age & Fetal Growth Restriction

Pedoman internasional ultrasonografi fetomaternal membedakan janin kecil sehat (SGA) dari gangguan patologis pertumbuhan (FGR), algoritma pemantauan velocimetri Doppler arteri umbilikalis, arteri serebri media (MCA), dan duktus venosus.

ISUOG Clinical Standards CommitteeSumber Asli
ACOG (2024)Current / In Force

ACOG Practice Bulletin No. 190: Gestational Diabetes Mellitus (Updated Protocol)

Protokol komprehensif diagnosis dan tata laksana Diabetes Melitus Gestasional (GDM): strategi penapisan universal pada 24-28 minggu gestasi, target kendali glikemik ketat (GDP <95 mg/dL, 1-jam pascapranda <140 mg/dL, 2-jam <120 mg/dL), insulin sebagai terapi medikamentosa lini pertama baku emas, tempat terapi oral metformin/glibenklamid, surveilans antenatal feto-maternal, dan penentuan waktu terminasi kehamilan.

ACOG Committee on Practice Bulletins GRADE FrameworkSumber Asli
Landmark Clinical Trials

Uji Klinis Acuan (PICO Framework)

ASPRE TrialPMID: 28657417

Aspirin versus Placebo in Pregnancies at High Risk for Preterm Preeclampsia

Temuan: Preeklampsia preterm terjadi pada 1.6% kelompok aspirin dibandingkan 4.3% pada kelompok plasebo (Odds Ratio 0.38, 95% CI 0.20 - 0.74, P=0.004), mewakili PENURUNAN RISIKO SEBESAR 62% tanpa peningkatan morbiditas perdarahan atau solusio plasenta.

Clinical Impact: Menjadi dasar konsensus global bahwa dosis aspirin profilaksis yang efektif adalah 150 mg (bukan lagi 80 mg) dan wajib diminum pada malam hari sebelum tidur untuk menekan biosintesis tromboksan A2 nokturnal.
Magpie TrialPMID: 12057551

Do women with pre-eclampsia, and their babies, benefit from magnesium sulphate? The Magpie Trial

Temuan: Wanita yang dialokasikan menerima MgSO4 mengalami penurunan risiko eklamsia sebesar 58% dibanding plasebo (RR 0.42, 95% CI 0.29 - 0.60). Mortalitas maternal juga lebih rendah secara signifikan pada kelompok magnesium sulfat (RR 0.55, 95% CI 0.26 - 1.14).

Clinical Impact: Bukti definitif tingkat tertinggi di dunia yang menetapkan Magnesium Sulfat sebagai antikonvulsan pilihan pertama mutlak untuk preeklampsia, jauh mengungguli diazepam atau fenitoin.
Eurofetus TrialPMID: 15240888

Endoscopic Laser Surgery versus Serial Amnioreduction for Severe Twin-to-Twin Transfusion Syndrome

Temuan: Ablasi laser menghasilkan angka kesintasan hidup minimal satu bayi yang secara signifikan lebih tinggi dibanding amniosentesis serial (76% vs 51%; RR 1.49, 95% CI 1.14 - 1.95, P=0.002). Laser juga secara drastis menurunkan kejadian leukomalasia periventrikular kistik dan kecacatan neurologis pada 6 bulan (6% vs 14%, P=0.02).

Clinical Impact: Mengakhiri era amniosentesis dekompresi murni dan membuktikan bahwa oklusi laser fetoskopik pada anastomosis pembuluh darah plasenta adalah terapi kausatif baku emas mutlak untuk TTTS Quintero Stadium II-IV.
TRUFFLE TrialPMID: 25747514

2-year neurodevelopmental and intermediate perinatal outcomes in infants with very preterm fetal growth restriction (TRUFFLE): a randomised trial

Temuan: Kelompok yang diterminasi berdasarkan perubahan lanjut Ductus Venosus (reversal a-wave) menghasilkan proporsi anak yang hidup tanpa kecacatan neurologis pada 2 tahun yang lebih tinggi secara signifikan (85% vs 77% pada cCTG STV, P=0.05), karena memungkinkan perpanjangan masa gestasi intrauterin rata-rata 4-6 hari lebih lama.

Clinical Impact: Mengubah pedoman ISUOG dan SMFM: pada FGR awitan sangat preterm (<32 minggu), pembalikan aliran arteri umbilikalis (ARED flow) saja bukan indikasi terminasi segera jika Ductus Venosus dan STV computerized CTG masih normal.
HAPO StudyPMID: 18463375

Hyperglycemia and Adverse Pregnancy Outcome (HAPO) Study Cooperative Research Group

Temuan: Terdapat hubungan linier kontinu yang kuat dan independen antara kadar glukosa darah maternal pada OGTT 75g dengan peningkatan keempat luaran perinatal mayor, bahkan pada kadar glukosa yang sebelumnya dianggap "normal" (tanpa adanya nilai ambang batas/threshold yang tegas). Risiko makrosomia meningkat berlipat ganda pada kuartil glukosa tertinggi.

Clinical Impact: Menjadi landasan empiris pembentukan kriteria diagnostik konsensus IADPSG (International Association of Diabetes and Pregnancy Study Groups) dan FIGO untuk mendefinisikan batas nilai 75g OGTT (GDP >=92, 1-jam >=180, 2-jam >=153 mg/dL) di seluruh dunia.
Case-Based Clinical Reasoning

Kasus Nyata & Pengambilan Keputusan Klinis

CASE-MFM-2024-01PPDS General

Severe Preeclampsia with Impending Eclampsia & HELLP Syndrome at 32 Weeks

Pasien rujukan dari Puskesmas, hamil 32 minggu anak pertama. Sejak 6 jam SMRS mengeluh nyeri kepala berdenyut hebat di dahi yang tidak mereda dengan parasetamol, disertai pandangan berkunang-kunang (skotoma) dan mual muntah serta nyeri ulu hati (epigastrium). Pasien tidak memiliki riwayat hipertensi sebelum hamil. Gerak janin masih dirasakan aktif.

CASE-MFM-2024-06Fellowship/Subspecialty

Early-Onset Severe Fetal Growth Restriction at 29 Weeks: Ductus Venosus Doppler-Guided Delivery Timing

Pasien wanita 32 tahun, hamil 29 minggu anak kedua (riwayat keguguran trimester I satu kali). Pemeriksaan antenatal di bidan menemukan tinggi fundus uteri hanya 21 cm (diskrepansi > 8 cm terhadap usia gestasi). Pasien tidak mengeluh mulas, fluksus negatif, gerak janin dirasakan agak berkurang dalam 2 hari terakhir. Tekanan darah normal berkisar 115/75 mmHg.

CASE-MFM-2024-02Fellowship/Subspecialty

Monochorionic Diamniotic Twin Pregnancy with Twin-to-Twin Transfusion Syndrome (TTTS) Quintero Stage III at 20 Weeks

Pasien hamil anak kedua usia gestasi 20 minggu dengan kehamilan kembar monokorionik diamnionik (MCDA) terkonfirmasi sejak USG trimester pertama (T-sign positif, plasenta tunggal anterior tanpa lambda sign). Pasien mengeluhkan perutnya bertambah besar secara dramatis dalam 7 hari terakhir, terasa begah, sesak napas saat telentang, dan kontraksi ringan berkala. Pasien dirujuk oleh SpOG umum dengan dugaan polihidramnion akut pada salah satu janin.