WONDERA ACADEMIC HEALTH SYSTEMEdisi Pendidikan PPDS & Spesialis
PNPK POGIFIGO 2023ACOG / RCOGPubMed Index
Divisi Gyn-Onc / HOGIOnkologi Ginekologi

Gynecologic Oncology

🏛️ Organisasi Profesi: Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI) - POGISociety of Gynecologic Oncology (SGO) / ESGO / IGCS

Pusat keilmuan dan bedah onkologi reproduksi wanita: kanker serviks uteri, karsinoma endometrium terklasifikasi molekuler, kanker ovarium epitelial & germ cell, penyakit trofoblas gestasional (PTG), dan neoplasma vulva-vagina.

Inventaris Akademik Divisi
Dossier Patologi Klinis:4 Topik
Manual Bedah & Operatif:2 Teknik
Pedoman PNPK & Konsensus:2 Dokumen
Uji Klinis Acuan (RCT):3 Landmark
Ilustrasi Medis HD & Simulator Subspesialisasi
Atlas Ilustrasi Medis Detail & Anatomi Bedah

Atlas Onkologi Ginekologi: Diseksi Radikal Panggul & Pemetaan Limfatik Keganasan

Surgical Gynecologic Oncology & Retroperitoneal Dissection Atlas • ObGyn Wondera Academic Atlas

Atlas Onkologi Ginekologi: Diseksi Radikal Panggul & Pemetaan Limfatik Keganasan
Perbesar Resolusi Penuh

Anatomi onkologi komprehensif penampang pelvis: karsinoma serviks uteri (FIGO IB-IIB dengan invasi stroma serviks), karsinoma endometrium dengan infiltrasi miometrium >50%, neoplasma ovarium epitelial dengan implantasi peritoneum, serta rantai diseksi limfonodi obturator, iliaka eksterna, iliaka interna, dan paraaorta.

Sorotan Anatomi & Landmark Klinis Kritis:
1Ruang Avaskular Panggul: Ruang paravesikal, pararektal, dan presakral untuk traksi dan visualisasi pembuluh darah
2Rute Metastasis Limfatik: Drainase primer serviks ke kgb obturator & iliaka eksterna; drainase ovarium via lig. infundibulopelvikum ke paraaorta
3Diseksi Ureterolysis: Mobilisasi ureter dari ligamen kardinale (Mackenrodt) saat histerektomi radikal tipe Wertheim-Meigs
4Invasi Vaskuloneural: Hubungan erat pleksus hipogastrikus inferior dengan saraf otonom pelvik terhadap diseksi pelestarian saraf (nerve-sparing)
Clinical Condition Dossiers

Penyakit & Tata Laksana Klinis Terpadu

Struktur lengkap: Patogenesis, kriteria diagnosis objektif, penentuan stadium klinis, dan algoritma terapi.

ICD-10: C53.9critical

Cervical Carcinoma & FIGO 2018 Staging

Karsinoma Serviks Uteri & Penentuan Stadium FIGO 2018

Keganasan ginekologi akibat infeksi persisten Human Papillomavirus (HPV) onkogenik risiko tinggi (terutama tipe 16 dan 18), dengan penentuan stadium klinis-pencitraan-patologis FIGO 2018.

Sistem Klasifikasi: FIGO 2018 Cervical Cancer Staging

Mencakup 14 tingkatan stadium klinis/molekuler.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Diagnosis definitif wajib ditegakkan melalui biopsi jaringan histopatologi serviks (punch biopsy atau konisasi).
  • Stadium FIGO 2018 memperbolehkan integrasi modalitas pencitraan (MRI panggul, CT, PET-CT) dan temuan patologi bedah ke dalam penentuan stadium (berbeda dari FIGO 2009 yang murni klinis).
ICD-10: C54.1high

Endometrial Carcinoma & FIGO 2023 Molecular Staging

Karsinoma Endometrium & Penentuan Stadium Molekuler FIGO 2023

Keganasan korpus uteri yang paling sering pada wanita pascamenopause, dengan revolusi sistem klasifikasi stadium FIGO 2023 yang secara resmi mengintegrasikan 4 subtipe molekuler (POLEmut, MMRd, NSMP, p53abn).

Sistem Klasifikasi: FIGO 2023 Endometrial Cancer Staging System

Mencakup 7 tingkatan stadium klinis/molekuler.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Pendarahan pascamenopause (Postmenopausal Bleeding / PMB) adalah gejala klasik pada >90% pasien.
  • Ketebalan endometrium pada USG transvaginal > 4 mm pada wanita pascamenopause mewajibkan biopsi endometrium (Pipelle atau kuretase fraksional).
ICD-10: C56.9critical

Epithelial Ovarian Carcinoma & FIGO Staging

Karsinoma Ovarium Epitelial & Penentuan Stadium FIGO

Keganasan ginekologi paling mematikan (silent killer), mayoritas bertipe High-Grade Serous Carcinoma (HGSC) yang berawal dari epitel fimbria tuba falopii (lesi STIC), diklasifikasikan menurut stadium bedah FIGO 2014.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Diagnosis definitif ditegakkan melalui staging bedah laparotomi / sitoreduksi komprehensif dan evaluasi histopatologi.
  • Sistem Stadium FIGO 2014:
ICD-10: O01.9high

Gestational Trophoblastic Disease (Molar Pregnancy & Choriocarcinoma)

Penyakit Trofoblas Gestasional (Mola Hidatidosa & Koriokarsinoma)

Spektrum proliferasi abnormal trofoblas plasenta, meliputi mola hidatidosa jinak (komplit vs parsial) dan Neoplasia Trofoblas Gestasional (NTG: mola invasif, koriokarsinoma, PSTT, ETT) dengan sistem skor prognostik FIGO/WHO 2000.

Kriteria Diagnostik Inti:
  • Diagnosis Dini Mola: Perdarahan trimester pertama, hiperemesis gravidarum berat, uterus lebih besar dari usia gestasi, kadar beta-hCG serum kuantitatif melonjak abnormal (>100.000 mIU/mL), kista teka lutein bilateral ovarium, dan gambaran USG "badai salju" (snowstorm / vesicular pattern) tanpa kantong gestasi intrauterin.
  • Diagnosis Neoplasia Trofoblas Gestasional (NTG) Pasca-Mola (Kriteria FIGO):
Surgical & Procedure Academy

Perpustakaan Prosedur Bedah & Video Edukasi Terverifikasi

Langkah bedah bertahap, landmark anatomi kritis, pencegahan jebakan iatrogenik, dan pemutaran video langsung.

LaparotomyKompleksitas: Expert/Subspecialty

Nerve-Sparing Radical Hysterectomy (Querleu-Morrow Type C1 / Piver III)

Histerektomi Radikal Nerve-Sparing (Querleu-Morrow Tipe C1)

Indikasi Utama: Karsinoma serviks uteri invasif stadium IB1, IB2, dan IIA1 (FIGO 2018), Adenokarsinoma serviks stadium dini.
Landmark Wajib: Spatium pararektal (Latzko dan Okabayashi) dan spatium paravesikal, Nervus hipogastrikus dan pleksus hipogastrikus inferior (persarafan otonom kandung kemih), Ligamentum cardinale (parakolpium dan parametrium) reseksi hingga dinding panggul.
Video Bedah Terakreditasi:Radical Hysterectomy: Step-by-Step Surgical Technique & Pelvic Lymphadenectomy
16:30
LaparoscopyKompleksitas: Standard

Laparoscopic Bilateral Salpingo-Oophorectomy (BSO) & Ovarian Cystectomy

Salpingo-Ooforektomi Bilateral (BSO) & Kistektomi Laparoskopi

Indikasi Utama: Pembedahan profilaksis risiko tinggi genetik (Risk-Reducing BSO / rrBSO) pada mutasi BRCA1/BRCA2 atau Lynch Syndrome, Neoplasma ovarium jinak atau curiga keganasan stadium awal pada wanita peri/pascamenopause.
Landmark Wajib: Ligamentum infundibulopelvicum (mengandung arteri dan vena ovarika), Perjalanan ureter retroperitoneal melintasi pelvic brim di bawah bifurkasio iliaka, Ligamentum ovarii proprium (utero-ovarian ligament).
Video Bedah Terakreditasi:Laparoscopic Bilateral Salpingo-Oophorectomy: Operative Atlas & Ureter Identification
11:10
Living Guideline Intelligence

Pedoman Resmi POGI & Internasional

FIGO (2023)Current / In Force

FIGO 2023 Staging System and Clinical Management for Endometrial Cancer

Pembaharuan klasifikasi stadium kanker endometrium global yang mengintegrasikan data patologi anatomis dengan empat subtipe molekuler (POLEmut, MMRd, NSMP, p53abn), menghasilkan sistem precision-staging terpadu.

FIGO Oncology Committee Evidence ConsensusSumber Asli
POGI (2023)Current / In Force

PNPK Tata Laksana Kanker Serviks Uteri

Pedoman nasional penapisan berbasis HPV DNA, penentuan stadium FIGO 2018 dengan modalitas MRI panggul, histerektomi radikal laparotomi terbuka (sesuai mandat LACC trial), dan protokol kemoradiasi konkomitan definitif.

Kementerian Kesehatan RI & HOGI-POGI Evidence LevelsSumber Asli
Landmark Clinical Trials

Uji Klinis Acuan (PICO Framework)

LACC TrialPMID: 30379142

Minimally Invasive versus Abdominal Radical Hysterectomy for Cervical Cancer

Temuan: Histerektomi radikal minimal invasif berhubungan dengan angka kesintasan bebas penyakit yang lebih rendah secara signifikan dibanding operasi terbuka (DFS 86.0% vs 96.5%; HR rekurensi 3.74, 95% CI 1.63 - 8.58, P=0.002). Angka kematian pasca-laparoskopi juga lebih tinggi (HR untuk OS 6.00, 95% CI 1.77 - 20.30, P=0.004).

Clinical Impact: Mengubah standar praktik bedah kanker serviks dunia secara instan. Pedoman NCCN, ESGO, dan POGI kini secara resmi menetapkan LAPAROTOMI TERBUKA sebagai standar baku emas untuk histerektomi radikal.
RUBY TrialPMID: 36972026

Dostarlimab for Primary Advanced or Recurrent Endometrial Cancer

Temuan: Pada populasi dMMR/MSI-H (Mismatch Repair Deficient), kombinasi dostarlimab menurunkan risiko progresi atau kematian sebesar 72% (HR 0.28, 95% CI 0.16 - 0.50, P<0.001). Kesintasan bebas progresi 24 bulan adalah 61.4% pada kelompok dostarlimab vs 15.7% pada kelompok plasebo.

Clinical Impact: Membuka era baru imunoterapi garis depan pada kanker endometrium stadium lanjut yang sebelumnya memiliki prognosis buruk.
SOLO-1 TrialPMID: 30345884

Maintenance Olaparib in Patients with Newly Diagnosed Advanced Ovarian Cancer

Temuan: Terapi rumatan Olaparib menurunkan risiko progresi penyakit atau kematian sebesar 70% dibanding plasebo (HR 0.30, 95% CI 0.23 - 0.41, P<0.001). Kesintasan bebas progresi pada 3 tahun adalah 60.4% pada kelompok olaparib vs 26.9% pada kelompok plasebo (median PFS 56.0 bulan vs 13.8 bulan).

Clinical Impact: Mengubah paradigma lini pertama kanker ovarium secara revolusioner, menetapkan pengujian status mutasi BRCA1/2 dan penggunaan inhibitor PARP rumatan sebagai standar perawatan wajib pasca-kemoterapi.
Case-Based Clinical Reasoning

Kasus Nyata & Pengambilan Keputusan Klinis

CASE-ONC-2024-02Fellowship/Subspecialty

Postcoital Bleeding in 44-Year-Old Diagnosed with FIGO 2018 Stage IB2 Cervical Carcinoma

Pasien wanita 44 tahun datang dengan keluhan sering keluar darah flek kemerahan setiap kali selesai berhubungan intim dengan suami sejak 4 bulan terakhir. Terdapat keputihan encer keruh kekuningan berbau khas. Pasien belum pernah melakukan penapisan Pap smear atau tes IVA seumur hidupnya. Menstruasi teratur, tidak ada riwayat penyakit berat sebelumnya.