Cervical Carcinoma & FIGO 2018 Staging
Karsinoma Serviks Uteri & Penentuan Stadium FIGO 2018
Keganasan ginekologi akibat infeksi persisten Human Papillomavirus (HPV) onkogenik risiko tinggi (terutama tipe 16 dan 18), dengan penentuan stadium klinis-pencitraan-patologis FIGO 2018.
Onkoprotein E6 dan E7 dari HPV risiko tinggi mengikat dan mendegradasi tumor suppressor proteins p53 dan pRb (retinoblastoma), memicu instabilitas genomik, deregulasi siklus sel, dan karsinogenesis skuamosa maupun adenokarsinoma.
- ✓Diagnosis definitif wajib ditegakkan melalui biopsi jaringan histopatologi serviks (punch biopsy atau konisasi).
- ✓Stadium FIGO 2018 memperbolehkan integrasi modalitas pencitraan (MRI panggul, CT, PET-CT) dan temuan patologi bedah ke dalam penentuan stadium (berbeda dari FIGO 2009 yang murni klinis).
Atlas Karsinogenesis Serviks: Zona Transformasi, Kolposkopi, & Invasi Stroma
Cervical Pathology & Oncologic Colposcopy Atlas • ObGyn Wondera Academic Atlas

Histopatologi zona transformasi serviks, metaplasia skuamosa atipik akibat onkoprotein HPV E6/E7, progresi CIN/HSIL menjadi karsinoma sel skuamosa invasif, serta korelasi temuan kolposkopi (pungtuasi kasar, mosaikisme, dan pembuluh darah atipik).
FIGO 2018 Cervical Cancer Staging (2018)
| Stadium | Definisi Klinis / Patologis / Molekuler | Implikasi Manajemen |
|---|---|---|
| Stage IA1 | Invasi stroma <= 3 mm secara kedalaman (tanpa memandang perluasan horizontal). | Konisasi serviks dengan tepi bebas tumor atau Histerektomi Total (Piver Tipe I). |
| Stage IA2 | Invasi stroma > 3 mm dan <= 5 mm secara kedalaman. | Histerektomi radikal modifikasi (Piver II / Querleu-Morrow B) + limfadenektomi panggul. |
| Stage IB1 | Lesi invasif ukuran terbesar > 5 mm hingga <= 2 cm. | Histerektomi Radikal (Piver III / Querleu-Morrow C1) + diseksi kelenjar getah bening panggul. |
| Stage IB2 | Lesi ukuran terbesar > 2 cm hingga <= 4 cm. | Histerektomi Radikal atau Kemoradiasi definitif. |
| Stage IB3 | Lesi ukuran terbesar > 4 cm (sebelumnya IB2 FIGO 2009). | Kemoradiasi definitif berbasis cisplatin mingguan + Brakiterapi intrakaviter. |
| Stage IIA1 | Keterlibatan 2/3 atas vagina, ukuran <= 4 cm (tanpa invasi parametrium). | Histerektomi Radikal Tipe C1 atau Kemoradiasi. |
| Stage IIA2 | Keterlibatan 2/3 atas vagina, ukuran > 4 cm. | Kemoradiasi definitif konkomitan. |
| Stage IIB | Invasi ke jaringan parametrium (belum mencapai dinding panggul). | KONTRAINDIKASI BEDAH. Terapi standar: Kemoradiasi definitif + Brakiterapi. |
| Stage IIIA | Keterlibatan 1/3 bawah vagina tanpa ekstensi ke dinding panggul. | Kemoradiasi definitif. |
| Stage IIIB | Ekstensi ke dinding panggul lateral dan/atau menyebabkan hidronefrosis/non-functioning kidney. | Kemoradiasi definitif (stadium paling umum di Indonesia). |
| Stage IIIC1 | Metastasis ke kelenjar getah bening panggul (pelvic lymph nodes) terdeteksi secara patologi atau pencitraan (r/p). | Kemoradiasi definitif lapangan luas. |
| Stage IIIC2 | Metastasis ke kelenjar getah bening para-aorta. | Kemoradiasi dengan lapangan radiasi extended-field (hingga pembuluh renalis). |
| Stage IVA | Invasi ke mukosa kandung kemih atau rektum (terbukti biopsi). | Kemoradiasi atau Eksenterasi panggul (pada kasus selektif). |
| Stage IVB | Metastasis jauh di luar panggul (paru, hepar, tulang). | Kemoterapi paliatif sistemik (Kombinasi Karboplatin + Paklitaksel + Bevasizumab + Pembrolizumab/Anti-PD-1). |
Alur Penyelidikan & Pemeriksaan Penunjang
- •Pemeriksaan inspekulo steril & bimanual rektovaginal (evaluasi parametrium)
- •Biopsi punch serviks / biopsi eksisi
- •USG abdomen/traktus urinarius (menilai ada/tidaknya hidronefrosis)
- •MRI Panggul dengan kontras (standar baku emas untuk volume tumor lokal, kedalaman invasi stroma, dan status parametrium)
- •CT Abdomen-Pelvis atau PET-CT (menilai metastasis KGB panggul dan paraaorta)
- •Sistoskopi & Rektosigmoidoskopi (bila dicurigai invasi mukosa kandung kemih/rektum)
- •Ureum & Kreatinin serum (fungsi ginjal)
- •Darah lengkap, SGOT, SGPT
- •Serologi pra-kemoterapi (HBsAg, Anti-HCV, Anti-HIV)
Algoritma Tata Laksana Komprehensif
Penentuan stadium FIGO 2018 secara akurat melalui MRI panggul dan pemeriksaan bimanual rektovaginal oleh konsultan Onkologi Ginekologi.
- 💊Kemoradiasi Konkomitan (KRS): Radiasi eksterna (EBRT) total dosis 45-50 Gy dalam fraksi harian, diberikan bersamaan dengan Kemoterapi Cisplatin radiosensitizer mingguan (40 mg/m2 IV, 5-6 siklus), dilanjutkan dengan Brakiterapi intrakaviter berbasis High-Dose-Rate (HDR) 3D dengan target EQD2 >= 85-90 Gy ke High-Risk CTV.
- 💊Imunoterapi: Penambahan Pembrolizumab (anti-PD-1) pada kemoterapi lini pertama kanker serviks metastasis atau rekuren persisten (Studi KEYNOTE-826).
- 🔪Stadium Dini (IA2 - IB2, IIA1): Histerektomi Radikal Tipe C1 (Querleu-Morrow) dengan preservasi pleksus hipogastrikus saraf otonom panggul + Limfadenektomi Panggul Bilateral.
- 🔪Landmark LACC Trial (NEJM 2018): Histerektomi radikal laparoskopi/robotik terbukti inferior dibandingkan LAPAROTOMI TERBUKA (risiko rekurensi 4x lebih tinggi dan survival lebih buruk pada laparoskopi). Laparotomi terbuka tetap merupakan standar baku emas global pembedahan radikal kanker serviks.
Evaluasi klinis tiap 3-4 bulan pada 2 tahun pertama, tiap 6 bulan pada tahun ke-3 hingga ke-5. Sitologi vaginal vault dan pemeriksaan bimanual rektovaginal pada tiap kunjungan.
Pedoman Resmi Terkait (PNPK / Society)
PNPK Tata Laksana Kanker Serviks Uteri
Pedoman nasional penapisan berbasis HPV DNA, penentuan stadium FIGO 2018 dengan modalitas MRI panggul, histerektomi radikal laparotomi terbuka (sesuai mandat LACC trial), dan protokol kemoradiasi konkomitan definitif.
Sumber ResmiLandmark Evidence Acuan (RCTs)
Minimally Invasive versus Abdominal Radical Hysterectomy for Cervical Cancer
Histerektomi radikal minimal invasif berhubungan dengan angka kesintasan bebas penyakit yang lebih rendah secara signifikan dibanding operasi terbuka (DFS 86.0% vs 96.5%; HR rekurensi 3.74, 95% CI 1.63 - 8.58, P=0.002). Angka kematian pasca-laparoskopi juga lebih tinggi (HR untuk OS 6.00, 95% CI 1.77 - 20.30, P=0.004).
Postcoital Bleeding in 44-Year-Old Diagnosed with FIGO 2018 Stage IB2 Cervical Carcinoma
Uji kemampuan penalaran diagnostik dan keputusan terapi Anda pada skenario nyata ini.